Setelah menampilkan rumah adat nias bagian utara, kini kami menampilkan arsitektur dan foto-foto rumah adat nias bagian tengah. Jika rumah adat NIAS bagian utara memiliki bentuk yang oval, maka rumah adat Nias bagian tengah memiliki bentuk semi oval. Rumah adat nias bagian tengah masih bisa kita temui di kabupaten Nias barat dan sebagian dari kabupaten Nias Selatan meskipun jumlahnya sangat sedikit.
Nias memiliki banyak potensi baik dari alam, budaya hingga manusianya. Namun harus kita akui, Nias sangat ketinggalan dalam melahirkan artis-artis yang bisa dibanggakan. Memang dalam 5 tahun terakhir ini, perkembangan seni yang menampilkan artis-artis Nias sudah mulai menggembirakan. Beredarnya film Nias dalam bentuk VCD cukup mengangkat nama-nama para pemainnya dengan gelar artis meski masih di ruang lingkup lokal. Salah satu visi dari Towitowi.com adalah mencoba mengangkat kesenian dan tokoh-tokoh seni dan artis dari Nias, baik dari bidang akting, tarian, musik dan sebagainya. Kali ini, kami menyajikan profil sebuah group tari modern yang sudah punya nama di Kota Medan dan sekitarnya ...
Pada awalnya Kepulauan Nias dibagi atas 3 bagian yaitu Nias bagian Utara, Nias bagian Tengah dan Nias bagian Selatan. Pembagian awal wilayah inilah yang menunjukkan perbedaan budaya di Kepulauan Nias. Demikian halnya dengan Arsitektur Rumah Adat Nias terbagi atas Nias bagian Utara, Nias bagian Tengah dan Nias bagian Selatan. Berita Nias Towitowi.com kali ini akan menampilkan arsitektur dan foto-foto rumah adat nias bagian utara.
Untuk pertama kalinya Pasar Yaahowu Gunungsitoli Nias mengadakan bazar bekerjasama dengan ADIRA Finance. Bazar yang digelar di halaman parkir Pasar Yaahowu Gunungsitoli ini, menjual perabotan rumah tangga dan elektronik, seperti Springbed, Lemari, TV, Laptop hingga Handphone. Bazar ini melayani pembelian baik secara tunai maupun kredit dengan uang muka 0%. Pembelian dengan kredit difasilitasi oleh ADIRA yang memberi kemudahan cicilan 12x.
Marga merupakan nama keluarga, yang menjadi sebuah pengenal silsilah keluarga. Di Nias juga terdapat banyak marga. Dahulu ketika masih belum berkembang, marga di Nias menunjukkan dari wilayah mana dia berasal, apakah Nias bagian Selatan, bagian Tengah atau bagian Utara. Fungsi marga di Nias memang cukup penting, terlebih dalam adat. Dalam perkawinan juga, jika bermarga sama maka harus ditelusuri dulu berapa level tingkatan persaudaraan mereka, jika kurang dari 7 level maka tidak boleh menikah. Meski harus kita akui, seiring dengan perkembangan jaman dan sudah mulai tersebarnya penduduk Nias di berbagai pelosok kepulauan Nias, saat ini Marga sudah tidak terlalu menunjukkan daerah ...
Perkembangan di Kepulauan Nias memang sangat pesat akhir-akhir ini. Namun perkembangan itu tidak diiringi dengan kebijakan pemerintah yang maksimal dan juga kesadaran masyarakat akan perkembangan pembangunan. Sifat-sifat keegoisan yang lebih memikirkan diri sendiri daripada kepentingan umum masih sering kita temui di dalam keseharian. Informasi Nias kali ini ingin menyampaikan betapa sembrawutnya situasi lalu lintas di Gunungsitoli akibat kurangnya kesadaran akan pentingnya kepentingan umum.
Setelah membahas Sejarah Lompat Batu Nias, kini kami tampilkan bahasan mengenai Omohada. Rumah adat Nias atau lebih dikenal dengan sebutan Omohada saat ini memang sudah jarang kita temui. Perkembangan teknologi telah membuat jumlah Omohada yang bersejarah di Nias semakin sedikit. Masih ingat dengan kampung Bawamataluo di Nias Selatan? Dulu, kampung tersebut memiliki begitu banyak rumah adat Nias Selatan yang masih asli. Namun, saat ini rumah ada yang ada di sana sudah termodernisasi. Sangat disayangkan memang, mengingat kampung tersebut sebenarnya bisa dijadikan sebagai warisan budaya dunia jika tetap mempertahankan keaslian rumah adatnya. Namun kita juga harus akui, perubahan yang dilakukan pada ...
Pilkada Sumut masih 5 bulan lagi tepatnya 7 Maret 2013. Namun para calon-calon bakal calon Gubernur dan Calon Gubernur sudah mulai tebar pesona mulai dari beberapa bulan yang lalu. Begitu juga di kepulauan Nias, berbagai atribut seperti spanduk dan poster telah banyak "menyampahi" pinggir-pinggir jalan yang berpusat di bekas Hotel Gomo depan Lapangan Merdeka Gunungsitoli. Berbagai gaya dipampang demi menarik minat yang melihat.
Siapa yang tak kenal atraksi lompat batu (hombo batu) Nias. Atraksi Lompat Batu Nias merupakan budaya Nias yang sangat terkenal dan hanya satu-satunya di dunia. Tak heran jika atraksi Hombo Batu merupakan magnet penarik wisatawan ke Nias. Kekaguman masyarakat dunia memang tidak dapat dipungkiri, namun banyak juga anggapan yang salah mengenai lompat batu ini. Pasti pernah mendengar gurauan saudara-saudara kita non Nias yang mengatakan bahwa lompat batu adalah syarat bagi lelaki untuk bisa menikah. Memang hal itu tidak sepenuhnya salah. Namun tahukah bagaimana sebenarnya asal usul atau sejarah Lompat Batu Nias ? Dahulu kala sebelum agama Kristen dan Islam masuk di ...
Perkembangan pembangunan di Kepulauan Nias yang sangat pesat pasca gempa tahun 2005 yang lalu ternyata tidak merata. Meskipun sudah dimekarkan menjadi 5 kabupaten/kota, namun ternyata Kota Gunungsitoli masih menjadi pusat dari seluruh Kepulauan Nias. Mesti kita akui, Kota Gunungsitoli menjadi pusat kegiatan masyarakat di Kepulauan Nias. Misalnya dalam hal pendidikan, meskipun sekolah-sekolah telah tersebar di seluruh kabupatan/kota, namun ternyata sekolah-sekolah di wilayah kota Gunungsitoli masih menjadi favorit orangtua dan murid. Namun semua ini tidak didukung oleh prasarana dan sarana yang memadai.